Kebutuhan desain kemasan bisa muncul karena ada perubahan pada produk, tekanan persaingan, menurunya penjualan, plagiasi/kemiripan dengan pesaing, perubahan harga, perubahan stratergi merek, perubahan ukuran, dsb.
Berikut kami rangkum apa saja alasan produk membutuhkan desain kemasan.
Kesan dan gaya yang ingin didapatkan harus digali dengan baik agar mendapatkan hasil yang paling pas. Seperti apa keunggulan produk? Target konsumen dan pasar seperti apa? Nilai tambah yang ditonjolkan. Pertanyaan seperti ini harus dijawab sebelum pembuatan desain dimulai.
Sebagai produk baru, tampilan nama merek harus menjadi perhatian penting agar konsumen mudah mengenali. Apalagi jika nama merek yang digunakan betul-betul baru bagi konsumen dan belum dikenal sebelumnya.
Terutama pada produk kebutuhan sehari-hari (FMCG, fast moving customer goods), perubahan desain kemasan pada merek terkenal dilakukan setiap 1-2 tahun sekali. Hal ini dilakukan karena ketatnya persaingan, dimana setiap merek berjuang untuk menjadi pemimpin pasar, atau setidaknya berusaha meraup konsumen lebih banyak.
Produk baru selalu muncul dengan desain yang terlihat lebih menarik dan kekinian, membuat desain pesaing terlihat lebih kuno dan sedikit ketinggalan jaman.
Positioning secara sederhana berarti bagaimana kita menempatkan produk kita di benak konsumen. Kita ingin konsumen punya persepsi apa tentang produk kita. Hal ini dapat dibangun lewat keunikan produk. Misal perubahan positioning dari detergen serbaguna menjadi ditergent dengan pemutih akan membawa dampak pada perubahan desain kemasan yang menunjukan produk sebagai detergen pemutih.
Untuk produk berbeda dalam rangkaian produk yang sama bisa dilakukan dengan perubahan foto atau ilustrasi produk dan nama produk tersebut dengan tetap mengikuti standar desain yang sudah digunakan pada rangkaian produk tersebut.
Salah satu aktivitas yang banyak dilakukan pemilik produk adalah aktivitas promosi. Beberapa strategi promosi yang populer dilakukan lewat kemasan antara lain dengan membuat kemasan khusus untuk momen tertentu, kemasan untuk promosi dengan hadiah tertentu, kemasan dengan isi lebih banyak untuk harga yang sama.
Apa yang dipromosikan lewat kemasan itu? Apa keuntungan yang konsumen dapatkan jika membeli produk tersebut? Semua itu harus dapat dengan mudah ditemukan oleh konsumen. Lebih difokuskan tentang promosi apa yang ada di dalam kemasan itu.
Key Takeaways: Brand Identity Bukan Monopoli Korporasi: UMKM dan bisnis skala kecil justru sangat membutuhkan…
Temukan 20 prompt ChatGPT terbaik untuk menyusun slide presentasi bisnis yang menarik, profesional, dan memukau…
Punya logo keren tapi bisnis tetap sepi? Temukan alasan kenapa logo saja tidak cukup dan…
Temukan kombinasi font Google terbaik, elegant, dan gratis untuk kemasan produk UKM Anda. Tingkatkan daya…
Pelajari cara smart packaging dengan kode qr dapat mendongkrak penjualan UMKM Anda. Dapatkan tips praktis…
Key Takeaways: brand guideline bukan sekadar dokumen formalitas, melainkan "kitab suci" visual agar identitas bisnis…