Insight

10 Brand Indonesia Paling Bernilai 2021

Lembaga riset independen internasional Brand Finance merilis daftar brand paling bernilai di dunia termasuk di Indonesia. Daftar peringkat ini dilakukan dengan memperhitungkan brand strength index, brand royalty rate, dan brand revenue.

Secara sederhana brand value adalah nilai sebuah brand yang didasarkan pada angka, diferensiasi, konsistensi, kinerja brand dll. Tidak hanya diukur berdasarkan kepuasan konsumen saja namun juga dilihat dari analisis keuangan dan pemasaran.

Sumber: brandfinance.com

Berikut 10 brand Indonesia dengan nilai paling tinggi tahun 2021.

1. Telkom Indonesia ($3,854 miliar)

Telkom salah satu BUMN yang 52,09% sahamnya saat ini dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Telkom mengklaim sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, dengan jumlah pelanggan telepon tetap sebanyak 15 juta dan pelanggan telepon seluler sebanyak 104 juta (wikipedia).

Telkom Indonesia memiliki brand value hingga 3,85 miliar dolar AS atau sekitar Rp54,83 triliun dengan predikat AAA. Nilai tersebut turun dibanding tahun 2020 yang mencapai 4,72 miliar dolar AS

2. Bank Rakyat Indonesia ($3,098 miliar)

BRI merupakan salah satu bank terbesar di indonesia. BRI melayanai pinjaman dan transaksi skala kecil dan mikro melalui lebih dari 4.000 cabang.

BRI menempati peringkat ke-2 sebagai merek paling bernilai di Indonesia dengan mencatat brand value sebesar 3,09 miliar dolar AS dengan predikat AAA.

3. Bank Central Asia ($2,493 miliar)

BCA didirikan pada 21 februari 1957 yang merupakan bank swasta terbesar di Indonesia. BCA juga menjadi bank dengan kapitaliasi terbesar ke-2 di Asia Tenggara dan berhasil menempati posisi tiga besar sebagai merek Indonesia paling bernilai. Bank BCA meraih brand value sebesar 2,49 miliar dolar AS

4. Bank Mandiri ($2,415 miliar)

Bank Mandiri berdiri pada tanggal 2 Oktober 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia. Pada tanggal 31 Juli 1999, empat bank milik Pemerintah BBD, BDN, Bank Exim, dan Bapindo digabung ke dalam Bank Mandiri.

Bank Mandiri berhasil meraih brand value sebesar 2,41 miliar dolar AS yang menempatkannya peringkat ke-4 atau naik satu tingkat dari peringkat 2020 yang berada di urutan ke-5.

5. Sampoerna ($2,403 miliar)

Sampoerna merupakan perusahaan rokok terkemuka Indonesia yang berdiri sejak 1913. Memproduksi sejumlah kelompok merek rokok kretek yang dikenal luas. Sampoerna cukup menonjol dalam segi brand value. Brand ini mencapai brand value sebesar 2,40 miliar dolar AS dengan predikat AAA.

6. Pertamina ($2,397 miliar)

Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) paling vital dalam memenuhi kebutuhan hidup orang banyak di sektor minyak dan gas (migas) dan bahan bakar.
Pertamina menempati peringkat ke-6 sebagai merek paling bernilai di Indonesia. Tahun ini, nominal brand value Pertamina tercatat senilai 2,39 miliar dolar AS dengan predikat AAA

7. Gudang Garam ($2,215 miliar)

Gudang Garam berhasil mempertahankan eksistensinya sejak berdiri pada 1958 hingga saat ini. Pada 2021, Gudang Garam kembali menempati peringkat ke-7 sebagai merek paling bernilai di Indonesia dengan brand value mencapai 2,21 miliar dolar AS.

8. Bank Negara Indonesia ($1,325 miliar)

Bank Negara Indonesia (BNI) masuk daftar dengan menempati peringkat ke-8 sebagai merek paling bernilai di Indonesia. Tercatat memiliki brand value senilai 1,32 miliar dolar AS dengan predikat AAA.

9. Perusahaan Listrik Negara ($746 miliar)

PLN berhasil memperoleh brand value sebesar 746 juta dolar AS yang membuat perusahaan ini pun menduduki peringkat ke-9 dalam daftar merek paling bernilai di Indonesia dengan predikat AA+.

10. Indosat Ooredoo ($715 miliar)

Indosat Ooredoo, sebelumnya bernama Indosat salah satu perusahaan penyedia jasa telekomunikasi dan jaringan telekomunikasi di Indonesia. Perusahaan ini menawarkan saluran komunikasi untuk pengguna telepon genggam dengan pilihan prabayar maupun pascabayar.

Indosat Ooredo berhasil mencatat brand value senilai 715 juta dolar AS. Nominal tersebut naik 171 dolar AS dibanding tahun 2020 yang hanya mencatat 544 miliar dolar AS. Selain mengalami peningkatan nominal, peringkat Indosat Ooredo juga ikut melonjak 5 strip dibanding tahun 2020 yang berada di urutan ke-15.

Kemazan

Recent Posts

Membongkar Mitos: Apakah Brand Guideline Hanya untuk Perusahaan Besar?

Key Takeaways: Brand Identity Bukan Monopoli Korporasi: UMKM dan bisnis skala kecil justru sangat membutuhkan…

2 days ago

20 Prompt ChatGPT untuk Membuat Presentasi Menarik dan Profesional

Temukan 20 prompt ChatGPT terbaik untuk menyusun slide presentasi bisnis yang menarik, profesional, dan memukau…

5 days ago

Logo Sudah Bagus, Tapi Kenapa Brand Masih Terlihat Biasa?

Punya logo keren tapi bisnis tetap sepi? Temukan alasan kenapa logo saja tidak cukup dan…

2 weeks ago

Kombinasi Font Google Terbaik Elegant Gratis untuk Kemasan Produk

Temukan kombinasi font Google terbaik, elegant, dan gratis untuk kemasan produk UKM Anda. Tingkatkan daya…

2 weeks ago

Smart Packaging UMKM: Cara Baru Dongkrak Penjualan Lewat Kode QR

Pelajari cara smart packaging dengan kode qr dapat mendongkrak penjualan UMKM Anda. Dapatkan tips praktis…

2 weeks ago

Brand Guideline: Penting untuk UMKM atau Cuma Dokumen Formalitas?

Key Takeaways: brand guideline bukan sekadar dokumen formalitas, melainkan "kitab suci" visual agar identitas bisnis…

3 weeks ago